selamat datang di blog ini semoga anda bisa menikmati isi blog ini yang akan selalu up date buat anda dan saya pribadi berbagi informasi dan karya bersama aim juga membuka kesempatan buat anda untuk menampung karya anda dalal bentuk file maupun tulis tangan berupa puisi, cerpen dll menunggu anda setiap saat anda juga bisa menikmati musik dan masih banyak yang lainnya

Rabu, 06 Juli 2011

TERIMA KASIH UNTUKMU


keterharuan yang sangat besar yang kurasakan, ketika kalian datang bersama-sama hanya untuk melihat kondisi ayahku. kalian semua datang menghibur mereka yang pada saat itu seppih dari pagi sampe sore hanya nonton dan tidur dia kerjakan, "seperti itu kata ibu padaku setelah saya datang tepat pukul 17.12 menit.

memang, saat saya masuk kamar dimana ayah saya dirawat, mereka semua dalam keadaan tertidur. Ayah, Ibu dan kedua adikku tertidur, mungkin semua pada lelah. kedatangan kalian membuat ruangan yang sempit itu menjadi rame sekitar satu jam lebih.

kalian semua ngobrol, bercanda di depan ibu dan ayahku. mereka sangat terhibur dengan keadaan itu, walaupun ayah yang di atas tempat tidur sebagai pasien hanya bisa menikmati pembicaraan kalian tanpa mengeluarkan kata-kata, dia hanya mengurus tangannya yang bengkak karena infusnya, sesekali dia memperlihatkan kesaya. sedangkan Ibu yang juga keliatan sibuk dengan dua anak kecilnya dan sesekali melirik ke televisi. mereka tidak mengeluarkan kata tapi mereka sangat menikmati dan sangat senang dengan kehadiran kalian teman.

ayah sebenarnya orang yang sangat cepat akrab, semua teman yang pernah saya bawa kerumahku, hanya ayah yang selalu menemaninya ngobrol, bahkan teman sampe bosan mendengar obrolannya, tapi dalam kondisi yang saat ini dia alami sehingga ayah hanya bisa menikmati pembicaraan teman-teman. sedangkan ibu memang seperti itu, orangnya sangat pendiam, sesekali dia hanya bisa tersenyum ketika diajak ngobrol. Ibu juga orangnya sangat rendah hati dan juga selalu merendahkan keadaannya, "tapi semua itu emang bennar". pada saat kalian pamit, saya membiarkan kalian semua keluar sebelum saya ikut di belakang kalian yang memang ingi pulang juga untuk mengurus berkas adikku yang mau daftar POSK Unhas. setelah kalian semua lepas dari pintu kamar itu, saya juga pamit sama ibu dan ayah, saya pamit sambil cium tangan ayah. Ayah langsung memegang tanganku sangat erat dan mengucapkan kata "hatiko nak na! janganko balap-balap",

iye "jawabku.

setelah itu saya langsung menuju tangan ibu dan menciumnya pula, ibu langsung mengatakan, "hati-hatiko, teman-temannu baik sekali, mau menjenguk orang yang susah seperti kita ini" kata ibu sambil merendahkan diri lagi. yah itulah karakter ibu yang selalu merendahkan diri, walaupun semua itu bennar.

keterharuanku semakin besar ketika ibu mengatakan kalimat itu, ternyata ibu yang tadinya tidak mengeluarkan kata-kata ternyata sangat senang dengan kedatangan teman-teman untuk melihat kondisi suaminya.

dikehidupan sehari-hari, sebagian dari kalian bisa dikatakan sangat rusak, preman-preman dikit melalui mulut, "he piss". tapi hati kalian sangat peduli dengan saudara-saudaranya, bukan hanya saudaranya, keluarga saudaranya yang mengalami musibah pun langsung bergerak menuju fikiran yang sangat baik untuk saudaranyan itu. mendengar keluarganya di organisasi ini sakit, fikiran untuk menjenguk langsung muncul di fikiran dan semuanya itu selalu jadi untuk menjenguk sesuai rencana. artinya perbuatan baik itu tak pernah ditunda, padahal kegiatan-kegiatan kita dalam organisasi ini kadang ditunda. itu merupakan kepedulian yang sangat besar yang ada dihati teman-teman masing-masing.

teri masih buat k'bamz, k'aji, k'ipul, k'melan, k'hilda, k'angra, mitha, rara, tri dan ayhu yang datang menjenguk ayah saya, niat untuk menjenguk adalah merupakan doa bagi kami. juga buat seluruh teman-teman yang sudah mendoakan atas kesembuhan ayah walaupun tidak datang.

MAKASIH TEMAN-TEMAN, SEMOGA KEBAIKAN KALIAN DIBALAS OLEH ALLAH SWT. DAN SEMOGA SAYA BISA MEMBALAS SEMUANYA LEBIH DARI APA YANG KALIAN LAKUKAN.
READ MORE - TERIMA KASIH UNTUKMU

MALAS BUKAN ALASAN UNTUK BERBUAT SESUATU


melakukan sesuatu kadang butuh pertimbangan yang sangat banyak, apalah alasan yang muncul di fikiran masing - masing. kadang ada saja alasan yang menundah apa yang harusnya kita kerjakan dan lebih penting dengan apa yang kita kerjakan sekarang. semua manusia mengalami hal seperti ini, bohong jika ada yang mengatakan tidak mengalami hal yang seperti ini, walaupun tidak keseringan sih.



he, bisa tidak kamu perbaiki layanganku ?," kata si A"

tunggu deh, nantipi "si B langsung menjawab dengan muka lesu"



itu merupakan contoh yang sangat kecil yang sangat merugikan dan contoh kemalasan untuk berbuat sesuatu. itu baru merupakan contoh yang sangant kecil. orang kantoran misalnya,



"pak, dipanggil ma bos diruangannya" sahut si A kepada sang pegawai"

iya, tunggu dulu, selesaikan ini dulu, tanggung ni. "jawab si B dengan tergesah-gesah"



tindakan ini tidak baik dan tidak penting untuk dijaga apalagi ditingkatkan. semuanya pasti karena pengaruh malas. malas inilah yang berkeliaran difikiran kita sehingga mempengaruhi semua yang harus kita kerjakan, namun ada yang bisa kita kerjakan karena kita bisa melawan malas itu, dan ada yang tidak bisa kita kerjakan karena malas itu tidak bisa kita lawan,



malas itu dirasakan ketika kita sangat tidak mood. kadang kita bekerja langsung ketika ingin berbuat sesuatu, itu semua karena malas yang baru saja ingin berkeliaran sudah kita pecccahkan.

saya pribadi sering mengalami hal seperti ini, contoh kecil pada diri saya, "adzan sudah, saya masih tetap sengaja tinggal dan tidak melakukan apa - apa. itu semua karena faktor kemalasan sehingga untuk berbuat sesuatu tidak ada. jangankan kesempurnaan, tapi sedikit dari kesempurnaan.



dengan semua itu, saya selalu belajar untuk selalu menggerakkan semua sudut yang mesti digerakkan. dengan hal tersebut sedikit agak bingung katanya. tapi saya kadang melawan malas itu, saya mempunyai prinsip yang selalu saya pegang. "LAWAN SEMUANYA, PAKSA KALAU PERLU.



bersambung .............................
READ MORE - MALAS BUKAN ALASAN UNTUK BERBUAT SESUATU

Jumat, 24 Juni 2011

KANTUK vs USAHA

Ketika malam hari tiba, keadaan masih hampir sama dengan siang hari. Keadaan masih tetap raimai meributi tempat yang cukup sederhana ini. Memasuki pukul 21.00 adalah waktu mereka pulang. Wajar sih, mereka mempunyai rumah dan pasti harus pulang. Setelah mereka pulang kerumah masing – masing maka tempat ini akan seppih. Entah apa yang terjadi dalam fikiranku, kadang merasa kesepian dengan ketidak beradaan mereka, tapiiiiii disamping itu juga kuberfikir, saya harus senang n moment inilah yang kutunggu karena saat ini kusenang berinspirasi dan waktunya saya berinspirasi ketika diriku sendiri.
Kuselalu mengeluarkan apa yang ada difikiranku dan kubuatlah suatu inspirasi dalam tulisan yang masih tak jelas arahnya kemana. Bahkan difikiran saya tersimpan, ketika saya sendiri saya harus menghasilkan satu karya, terserah karyanya bentuk apa dan terserah karyanya bagus atau tidak. Itu semua tinggal polesan untuk memperbaikinya untuk bisa menjadi lebih dari apa yang diinginkan.
Di ruang yang sederhana ini, kududuk di atas kursi pas didepan komputer sambil menggerakkan 8 jari saya untuk memencet keyboard yang ada di depanku.
“apa coba yang di buat jari itu?”
“hahaha, semoga menghasilkan sesuatu yang tidak jelek,”
“seperti apalah yang tidak jelek dimaksud?”
“apalah, sebagian besar sudah ngerti ko’”
Di dalam duangan yang cukup sederhana itu, kumanfaatkan apa pun yang harus saya karyakan. Inspirasi yang muncul pada saya adalah pandangan saat melintas dijalan-jalan, semuanya muncul dari sana, apa pun itu. Ku selalu membuat inspirasi/karya ditengahnya malam. “iya pasti”, ingat banyak massa yang menunggu dirimu karena waktu itu jam 11 teng sudah dimulai.
Dalam menulis suatu karya yang masih kacau ini yang kulakukan setiap malam. Inspirasi itu muncul di fikiranku dan tidak ada orang di samping kiri kanan saya yang mengganggu. Rasa kantuk pasti menyerang ketika lama di depan komputer dan memang tengah malam. Itu yang kurasakan ketika saya menuliskan karyaku.
Untuk menghasilkan sesuatu pasti ada hal yang kita lakukan untuk sesuatu itu. Begitu pun yang kulakukan, hampir disetiap saya menuliskan karya maka kantuk itu pun pasti terasa dan kadang membuat tulisan kacau dan lupa dari mana kata ini muncul. dua – duanya lucu dan saling mempertahankan privasi mereka. Dua – duanya sangat heboh dengan apa yang terjadi.
Masing – masing menjaga pribadinya sendiri. Kantuk sudah tetap ada bahkan kantuk ini belum mencapai 300 orang kapan, semangat. Sedangkan Jirak kadang hilang, kantuk ini semakin menutup diriku. Saat ini pun seperti itu, kantuk vs usaha. Kantuk ini sudah berat sekali terasa dimata, tapi selalu kukatakan harus berusaha dan harus menyelesaikan kegiatannya (tulisan ini). Tapi tetap aja serasa kantuk itu juga berusaha, di ibaratkankan dengan klasemen sementara, kantuk itu berada di atas. Tapi usaha yang ada kupegang juga meyakinkan untuk bisa menjadi yang paling diatas. Sungguh beraaaaaaaaat
Maav, nulisnya dalam keadaan seperti orang ini, masih butuh inspirasi
READ MORE - KANTUK vs USAHA